Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Senin, 10 September 2012
Musik Nusantara
1. Musik Gamelan
Menurut pengertian secara umum istilah gamelan ialah kumpulan alat-alat musik (bunyi-bunyian) yang terdiri dari perunggu atau besi dalam jumlah yang besar.
Fungsi gamelan pada dasarnya hampir semua daerah sama yaitu untuk mengiringi sebuah tarian untuk mengiringi vokal (sinden) untuk mengiringi wayang purwa, untuk mengiringi ketoprak, sandiwara, ludruk dan sebagainya.
Tangga nada ialah susunan atau deretan nada-nada yang terdiri dari beberapa nada dengan jarak-kjarak tertentu diantaranya satu nda dengan nada yang lain. Ada dua tangga nada yang dipergunakan dalam pembelajaran iringan tari ini, yaitu tangga nada diatonis dan tangga nada pentatonis.
Dalam kamus karawitan laras adalah dari TitiLaras yaitu Titi artinya Tangga dan Laras artinya Nada, jadi Titilaras itu ilmu yang mempelajari susunan tangga nada Pelog mmaupun Salendro yangsudah diatur susunannya atau deretan nadanya pada alat music daerah seperti gamelan maupun vokalnya.
2. Musik Betawi
Dalam iringan tari betawi ini mempelajari tabuh gamelan Topeng dan gambang Kromong.
a) Gambang Kromong di ambil dari nama alat musiknya yaitu gambang dan kromong. Selain itu ada juga alat musik pendukungnya seperti alat gesek kongahyan, tehyan, sukong, gendang, kempul, gong, gong enam, kecrek dan ningnong.
b) Gamelan Topeng lebih banyak berkembang di daerah betawi pinggiran yang berbatasan dengan provinsi Jawa Barat, jadi gamelan topeng ini banyak keturunan orang sunda/ pencampuran Betawi dengan Sunda. Nama alat : bonang, saron, kendang, kempul, goong, rebab, dan kecrek.
3. Bentuk Musik Iringan Tari MInang
Iringan tari Minang menggunakan alat musik Talempong, Sarunai(suling), Gendang Pendek, Gendang Katindak, Gendan Tambua, Pupuik Beranak (seperti terompet), Rapa’l (rebana).
Kata Talempong bagi masyarakat Minangkabau mempunyai beberapa pengertian yang semuanya mengacu pada bunyi, yaitu bunyi yang dihasilkan dari suatu benda yang dipukul sehingga terjadi musik-musik yang mendengung, benda tersebut berupa logam, batu, kayu, kulit dan bambu.
Jenis talempong yang berkembang di Sumatra Barat sampai saat ini ada dua macam : Talempong Pacik dan Talempong Duduak.
1. Talempong Pacik
Ensambel talempong pacik merupakan genre musik perkusi tradisional yang terkenal dalam kehidupan masyarakat MInangkabau.
Talempong pacik merupakan jenis kesenian yang berbentuk ensambel , dimainkan secara kelompok. Pada tahun1950-an diperkirakan setiap daerah mempunyai tiga hingga empat kelompok. Ada dua kelompok ensambel pacik :
a) Talempong ateh guguak
b) Talempong Ikua Parik (basaua)
Fungsi kesenian Talempong Ateh Guguak dan Talempong Parik (basaua) di tengah masyarakat pendukungnya terdapat dua fungsi: untuk upacara adat, sosial dan sebagai pengiring tarian (tari piring,tari sawah).
2. Talempong Duduak
Talempong duduak adalah suatu jenis music talempong yang bersifat melodis dan dimainkan dalam posisi duduk bersila atau bersimpuh. Alat musik talempong diletakkan pada sebuah kotak persegi panjang yang disebut Rea (Rehal dalam bahasa Melayu).
Genre talempong duduak hanya ada di beberapa daerah wilayah Minangkabau, misalnya a. talempong unggan, b. talempong paninjauan didaerah pininjau, c. talempong sikapak di daerah sikapak.
Fungsi dari jenis-jenis talempong adalah untuk syukuran, upacara perkawinan, upacara pengangkatan penghulu, upacara khitanan, dan untuk acara penyambutan tamu.
Langganan:
Komentar (Atom)